Mengenal Router, jenis Router Dan Cara Kerja Router

  • 2 min read
  • May 17, 2020

server adalah sebuah layanan khusus dimana berfungsi sebagai penerima request dari client dan akan kembali lagi ke server.

namun pada kesempatan ini kita tidak akan membahas tentang server namun pada kesempatan ini kita akan membahas tentang router.

Apa itu router ?

Router Adalah Sebuah Alat Yang Mengirimkan Paket Data Melalui Sebuah Jaringan Atau Internet Menuju Tujuannya, Melalui Sebuah Proses Yang Dikenal Sebagai Routing. Proses Routing Terjadi Pada Lapisan 3 (Lapisan Jaringan Seperti Internet Protocol) Dari Stack Protokol Tujuh-lapis OSI.

Router juga Berfungsi Sebagai Penghubung Antar Dua Atau Lebih Jaringan Untuk Meneruskan Data Dari Satu Jaringan Ke Jaringan Lainnya. Router Berbeda Dengan Switch. Switch Merupakan Penghubung Beberapa Alat Untuk Membentuk Suatu Local Area Network (LAN).

jenis-jenis router

secara umum jenis router dibagi menjadi 2 yakni router statis dan dinamis, pembahasan lenkapnya bisa disimak dibawah :

1. Router statis

Router statis atau static router merupakan sebuah router yang memiliki tabel routing dengan kondisi statis dengan pengaturan yang manual pada pihak administrator jaringan.

Kelebihan Menggunakan Router Statis

  • Kelebihan menggunakan router statis adalah adanya administrator, dimana administrator dapat memilih router yang dapat dilalui dan tidak boleh dilalui. Ini membuat proses routing dapat dilakukan secara nyata oleh administrator
  • Proses routing dapat dilakukan dengan cepat dan mudah, lalu bisa dilakukan sewaktu-waktu, tanpa ada syarat tertentu
  • Menggunakan tabel routing pada router statis membuat administrator mudah dalam melakukan proses routing.
  • User atau pengguna dapat melakukan permintaan atau request terhadap akses routing dari seorang administrator, sehingga tidak bergantung dari proses routing.

Kekurangan Menggunakan Router Statis

  • Administrator harus paham mengenai sistem dan juga perintah/comand terhadap tabel routing
  • Harus seorang ahli jaringan yang sudah mempunyai banyak pengalaman dalam bidang routing agar routing statis dapat bekerja dengan optimal
  • Kemampuan administrator dalam membuat tabel routing baru sangat diperlukan, terutama ketika harus menghapus atau dalam menambah jalur routing.
  • Tidak support dalam sebuah jaringan yang sibuk, luas dan banyak digunakan oleh User atau pengguna.

2. Router dinamis

Router dinamis atau dynamic router adalah router yang memiliki tabel routing dengan kondisi yang dinamis yang dilakukan dengan cara membaca lalu lintas jaringan dan dapat saling berhubungan dengan beberapa router yang lainnya.

Kelebihan Menggunakan Router Dinamis

  • Praktis dan lebih efisien karena router dinamis bisa bekerja secara otomatis
  • Kerja seorang administrator lebih ringan dan mudah, dan seorang administrator tidak harus mengerti pembuatan tabel routing.
  • Sangat mendukung digunakan untuk kebutukan jaringan yang besar, luas dan sibuk.

Kekurangan Menggunakan Router Dimanis

  • Sebuah router dinamis bekerja secara otomatis, hal ini membuat kita tidak bisa mengkontrol kemana jaringan akan pergi.

3. Router Wireless

Wireles Router berjalan tidak berdasarkan router statis maupun router dinamis. Router wireless berjalan tanpa menggunakan kabel dan mengandalkan sambungan wireless yang menggunakan perantara udara. Penerapan router wireless pada jaman modern ini sangat banyak karena memberikan kemudahan dalam penggunaannya.

Kelebihan Menggunakan Wireless Router

  • Dapat berjalan sangat baik seperti router statis maupun router dinamis
  • Tidak memerlukan kabel, sehingga gampang dalam instalasi
  • Bisa dijadikan Access Point, sehingga memudahkan terhubung dengan laptop, notebook, smartphone dan perangkat komputer atau perangkat lain yang mempunyai fitur wifi.
  • Dapat dipasang dimana saja
  • Cukup 1 modem untuk beberapa pengguna komputer

Cara kerja Router

router bisa bekerja seperti komputer yakni sebagai server, namun router bisa membagi jaringan yang masuk menjadi beberapa jaringan.

Loading...

misal 1 router mendapatkan satu IP dari ISP kemudian dari isp tersebut router dapat membaginya kembali menjadi beberapa IP.

router bisa juga disebut sebuah perangkat untuk meneruskan internet ke client yang terhubung dengan server

Related Post :

Leave a Reply

Your email address will not be published.